Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Windows. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Mei 2013

cara dual boot windows 7 dan linux mint 13

 

Dual Boot Windows 7 dan Linux Mint 13

Persiapan
Yang perlu disiapkan adalah source instalasi Windows 7 dan Linux Mint 13. Dapat berupa DVD ataupun media lainnya seperti flashdisk maupun harddisk. Hal lainnya adalah pastikan 1st boot options pada BIOS adalah DVD drive (petunjuk lengkap silahkan baca buku paduan motherboard).
Yang akan saya tekankan pengaturan partisi hardisk, karena ini memegang peranan penting dalam instalasi dual boot OS. Disini sebaiknya OS yang pertama kali diinstal adalah Windows 7, boot manager nantinya menggunakan grub-nya Linux Mint 13.
Langkah-langkah instalasi
Pertama, pada instalasi Windows 7:
Jalankan proses instalasi seperti pada tulisan saya sebelumnya. Pada langkah pemilihan partisi, klik Drive optons (advanced) kemudian klik Next.

Klik New untuk membuat partisi baru, isikan berapa kapasitas-nya lalu Enter/Apply. Saat membuat partisi pertama, system akan otomatis membuat partisi tersebut menjadi partisi kedua, tidak masalah. Karena partisi pertama Windows 7 adalah untuk keperluan System Reserved yang besarnya 100 MB.
Buat partisi sesuai keinginan rekan-rekan. Saya sarankan membuat partisi data terpisah dari partisi instalasi system. Jangan lupa menyisakan space untuk di instal Linux Mint. Sebagai contoh, lihat gambar berikut.
Pada contoh diatas, saya membuat 4 partisi (sebenarnya 3 sih, 1 tambahannya otomatis untuk System Reserved). Partisi kedua adalah partisi dimana Windows 7 akan terinstal, partisi ketiga adalah partisi data (partisi ini nanti penggunaannya sharing atau bersama-sama antara Windows 7 dan Linux Mint 13), dan yang keempat adalah Unlocated Space untuk diinstal Linux Mint 13. Partisi ini harap rekan-rekan sesuaikan dengan kebutuhan dan besarnya HDD komputer rekan-rekan.
Lanjutkan proses instalasi Windows 7 sampai selesai dan rekan-rekan telah masuk desktop Windows 7.
Proses setelah Windows 7 terinstal adalah melihat apakah partisi telah sempurna. Buka Windows Explorer, dan lihat jumlah partisi harddisk. Seperti contoh saya, partisi hardisk terdiri dari C dan D. Untuk drive D, kemungkinan belum ada format partisi, klik saja drive D pada Windows Explorer dan akan muncul peringatan untuk mermformat harddisk. Klik Format disk, dan jendela Format disk akan tampil. Silahkan rekan-rekan masukkan label disk (di contoh labelnya adalah DATA), dan centang Quick Format kemudian klik Start. Tunggu beberapa saat hingga proses format selesai dan klik OK.
Agar terlihat rapi, sebaiknya drive C di rename juga :-) (ini hanya kebiasaan saya, tidak dilakukan juga tidak apa-apa). Klik kanan drice C pilih Rename dan berikan nama sesuai keinginan rekan-rekan (di contoh labelnya adalah SYSTEM) dan tekan Enter. Bila ada peringatan untuk menjalankan sebagai administrator, tekan enter saja.
Langkah pertama untuk instalasi Windows 7 selesai. Kemudian silahkan rekan-rekan shotdown komputer untuk langkah berikutnya yaitu instalasi Linux Mint 13.
Kedua, pada instalasi Linux Mint 13:
Jalankan proses instalasi seperti pada tulisan saya sebelumnya. Pada langkah pemilihan tipe instalasi, pilih Something else kemudian klik Continue.
Akan ditampilkan jendela partisi harddisk Linux Mint.
Saat membuat partisi pada Windows 7, kita telah menyiapkan space untuk Linux Mint. Ini akan terlihat pada device paling bawah dengan nama free space.
Klik alokasi tersebut, kemudian klik Add dan akan muncul jendela create partition. Yang perlu diisi adalah pilih sebagai type logical, isi besarnya partisi (jangan lupa menyisakan space untuk partisi swap memory), jenis partisi adalah adalah Ext4, dan isikan mount point / (root). Klik OK.
Partisi untuk system linux tecipta. Jika sukses, akan terlihat seperti gambar berikut.
Kemudian buat partisi terakhir dari space yang tersedia. Klik Add, pilih swap area pada pilihan Use as, dan klik OK.
Hasil akhir partisi adalah seperti gambar dibawah.
Pada opsi paling bawah, terdapat pilihan untuk meletakkan boot loader. Rekan-rekan hanya perlu memperhatikan value-nya saja, pastikan boot loader diinstal di dev/sda (apapun nama yang mengikutinya tidak masalah). Jangan merubah ke device lainnya.
Short atau klik pada partisi dengan tipe ext4 yang telah kita buat, klik Install Now. Lanjutkan proses instalasi Linux Mint 13 hingga selesai, kemudian Shutdown komputer.
Terakhir, untuk pengecekan apakah instalasi berjalan sempurna, kembalikan 1st boot option pada BIOS ke harddisk. Dan jalankan komputer.
Saat booting, akan ditampilkan menu grub dari Linux Mint untuk memilih OS mana yang akan dijalankan. Yang perlu di check adalah boot Windows 7 berhasil atau tidak, karena boot Linux Mint 13 kemungkinan besar berhasil. Pilih Windows 7 (loader) kemudian tekan Enter.
Jika proses berjalan lancar dan rekan rekan masuk pada desktop Windows 7, maka rekan-rekan telah berhasil menginstal dual boot Windows 7 dan Linux Mint 13. Untuk memastikannya, restart komputer dan coba untuk me-load Linux Mint 13 juga.

cara install windows xp


Cara install ulang windows XP beserta gambar - Bagi Anda yang sering menggunakan komputer, pasti sudah mengenal yang namanya Windows XP. Windows XP adalah merupakan salah satu sistim operasi komputer yang masih sering dipakai hingga saat ini. Saat ini terdapat beberapa versi dari Windows XP itu sendiri, diantaranya adalah : windows xp professional edition, windows xp home edition, dan masih terbagi lagi kategori Windows XP lainnya. Selain mudah dalam penggunaannya, Windows XP juga lebih ringan cara kinerjanya dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Namun terkadang komputer kita terkena virus yang susah untuk dihilangkan dan terpaksa harus meng install ulang Windows XP pada komputer maupun laptop kita.

Di sini saya akan memberikan panduan tutorial cara install ulang windows xp beserta gambar.
Berikut langkah - langkah mudah yang dilengkapi dengan gambar yang harus Anda untuk meng install Windows XP :

1. Pertama, Anda harus sudah mempunyai master windows yang ingin Anda install. Master windows biasanya diperoleh saat Anda membeli laptop maupun pc desktop satu paket dengan sistim operasi windows.
2. Langkah kedua adalah menyiapkan driver dari motherboard yang Anda gunakan.
3. Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur agar prioritas utama boot adalah CD-Room. Hal ini bertujuan agar pada saat komputer maupun laptop Anda direstart langsung mendeteksi CD master windows XP. cara pengaturannya adalah : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Setelah itu save dan restart komputer Anda.
4.Setelah komputer direstart tunggu beberapa saat hingga muncul tulisan "Press any key to boot from CD..." Tekanlan sembarang tombol agar komputer memproses cd instalasi windows xp nya.
Proses Boot CD Master
5. Setelah itu akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar di bawah ini.
Halaman Windows Setup
 6. Tunggulah beberapa saat dan jangan tekan tombol apapun hingga muncul tampilan seperti pada gambar dibawah. Kemudian ada pilihan untuk melanjutkan install Windows XP dan pilihan untuk memperbaiki Windows XP. Tekan Enter untuk meng install ulang Windows XP.
Pilihan Install atau Repair Windows XP
7. Setelah Anda menekan Enter, kemudian akan muncul halaman seperti gambar di bawah ini. Setelah itu tekan F8 untuk menyetujui proses install ulang.
Halaman Lisensi Agreement
8. Setelah menekan F8 maka Anda akan dibawa ke halaman daftar partisi hardisk. Apabila Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka hanya akan tampil drive C: saja. Namun apabila Anda pernah melakukan partisi pada hardisk, maka Anda akan mendapati drive selain C:. Tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
Halaman List Partisi Hardisk

9. Untuk install Windows XP, sebaiknya Anda memilih drive C: kemudian tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul tampilan seperti pada gambar.
Halaman Partisi Hardisk
10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Bila kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

11. Setelah Anda yakin dengan partisi yang Anda buat, tekanlah Enter. Maka akan muncul tampilan seperti dibawah.
Pilihan Format Hardisk
12. Ada pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilihlah salah satu kemudian tekan Enter maka akan muncul tampilan seperti dibawah.
Pilihan Lokasi Install Windows XP
13. Setelah itu akan muncul pilihan drive yang akan Anda ingin install Windows XP nya. Pilihlah drive C:. Setelah itu tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Tampilannya akan seperti gambar di bawah ini.
Proses Format Hardisk Drive C:
14. Setelah proses format selesai, komputer akan melakukan transfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya pada drive C:. Prosesnya seperti pada gambar dibawah.
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
15. Setelah proses pemindahan data selesai, maka komputer akan merestart dengan sendirinya. Atau bila ingin lebih cepat tekan Enter.
Restart Komputer
16. Tunggulah sampai komputer Anda restart. Jangan menyentuh tombol apapun hingga muncul tampilan logo Windows XP.
Logo Windows XP
17. Kemudian barulah proses install dimulai.
Proses Install Windows XP
18. Anda tinggal menunggu selama proses instalasi berlangsung.
Halaman Seting Bahasa dan Regional
19. Setelah itu Anda tinggal mengikuti instruksi yang diberikan, klik Next.
Halaman Nama dan Organisasi
20. Pada kolom nama dan organisasi, isikan nama Anda atau terserah Anda. Setelah itu akan muncul halaman registrasi.
Halaman Registrasi
21. Masukkan serial number windows xp. Biasanya tertera pada cover Master CD. Setelah berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password. Isikan sesuai dengan keinginan. Setelah itu klik next dan akan muncul halaman tanggal dan waktu. Untuk zona waktu pilihlah GMT+7.
Zona Waktu
22. Setelah selesai maka akan muncul halaman seperti dibawah ini.
Proses Install
23. Setelah itu Anda tinggal menunggu kurang lebih 30 - 45 menit tergantung kecepatan prosesor komputer yang Anda pakai. Tunggulah hingga muncul seperti pada gambar.
Halaman Seting Network
24. Pada gambar diatas, hendaknya Anda memilih Typical settings agar lebih mudah. Setelah klik Next maka Anda akan dibawa ke halaman seperti yg terlihat pada gambar.
Pilihan Koneksi Domain
25. Jika Anda ingin menghubungkan komputer Anda dengan domain yang sudah Anda miliki maka isilah nama domain pada kolom yang sudah disediakan. Pilih radio button jika tidak ingin menghubungkan dengan domain. Setelah itu tekan Next.

26. Akan muncul halaman Display Setting. Tinggal klik OK.
Adjust Screen
27. Setelah Anda klik OK, maka windows akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, pilih OK.
Seting Resolusi Monitor
28. Kemudian akan tampil logo windows xp yang pasti sudah tidak asing lagi bagi Anda.
Gambar Logo Windows XP
29. Eitsss jangan senang dulu, Anda masih harus mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp yang baru saja Anda install. Anda tinggal tekan Next hingga muncul ucapan selamat datang (welcome) pada layar monitor.
Halaman Welcome
30. Langkah terakhir, tinggal menginstall driver dari CD Motherboard, sound, vga, maupun driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
Halaman Desktop Windows XP
Selamat, Anda sudah berhasil install ulang windows XP pada komputer. Jangan heran kalau Windows XP Anda terasa lebih cepat dan ringan daripada sebelumnya, hal ini dikarenakan komputer Anda masih belum terinstall program lainnya. Silahkan install program maupun software yang Anda butuhkan.